Memangnya Ada Hubungan Kebahagiaan Dengan Harapan Hidup?

Apa hubungan antara kebahagiaan dan harapan hidup seseorang? Apakah benar orang yang lebih bahagia mempunyai harapan hidup lebih lama?

Penelitian membuktikan bahwa negara-negara dengan indeks kebahagiaan yang lebih tinggi cenderung memiliki angka harapan hidup yang lebih tinggi.

Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan hubungan ini.

1. Kebahagiaan berpengaruh terhadap harapan hidup lebih lama

Negara-negara dengan indeks kebahagiaan yang lebih tinggi cenderung memiliki sistem kesehatan yang lebih baik. Sistem kesehatan yang baik dapat membantu orang hidup lebih lama dan lebih sehat.

Beberapa laporan dari data instansi dunia yang kredibel atau jurnal hasil penelitian yang kredibel mendukung gagasan tersebut. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Laporan World Happiness Report tahun 2022, yang diterbitkan oleh United Nations Sustainable Development Solutions Network (SDSN), menemukan bahwa ada korelasi positif antara indeks kebahagiaan dan kualitas sistem kesehatan. Negara-negara dengan indeks kebahagiaan yang lebih tinggi cenderung memiliki akses yang lebih baik ke layanan kesehatan, seperti perawatan primer, perawatan pencegahan, dan perawatan spesialis.

Jurnal Health Affairs tahun 2016 menemukan bahwa negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih baik memiliki angka harapan hidup yang lebih tinggi. Penelitian ini menemukan bahwa untuk setiap peningkatan 10 poin pada indeks sistem kesehatan, angka harapan hidup meningkat rata-rata 0,6 tahun.

Jurnal Lancet tahun 2017 menemukan bahwa investasi dalam sistem kesehatan dapat meningkatkan indeks kebahagiaan. Penelitian ini menemukan bahwa untuk setiap investasi 1% dari PDB dalam sistem kesehatan, indeks kebahagiaan meningkat rata-rata 0,01 poin.

Berdasarkan penelitian-penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara indeks kebahagiaan dan kualitas sistem kesehatan. Sistem kesehatan yang baik dapat membantu orang hidup lebih lama dan lebih sehat, yang dapat berkontribusi pada peningkatan indeks kebahagiaan.

Selain data dan penelitian tersebut, ada juga beberapa penjelasan mengapa sistem kesehatan yang baik dapat meningkatkan indeks kebahagiaan. Pertama, sistem kesehatan yang baik dapat membantu orang mencegah penyakit dan kondisi kesehatan yang serius. Hal ini dapat mengurangi rasa sakit dan penderitaan, yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan. Kedua, sistem kesehatan yang baik dapat membantu orang mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan ketika mereka sakit atau terluka. Hal ini dapat membantu orang merasa lebih sehat dan lebih bahagia. Ketiga, sistem kesehatan yang baik dapat memberikan dukungan sosial dan emosional bagi orang-orang yang sakit atau terluka. Hal ini juga dapat berkontribusi pada peningkatan indeks kebahagiaan.

 

2. Ternyata pola hidup bahagia mengurangi stres dan resiko penyakit mematikan

Anda bisa memperhatikan, orang yang tidak stres cenderung lebih sehat dan lebih aktif, memiliki hubungan sosial dan emosional yang lebih baik. Mereka cenderung lebih produktif dan lebih kreatif yang dapat dapat meningkatkan kepuasan. Dan itu membuat mereka merasa lebih bahagia.

Fakta lain menunjukkan bahwa, negara-negara dengan indeks kebahagiaan yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah. Stres dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, stroke, dan kanker.

Beberapa laporan instansi yang kredibel atau jurnal penelitian yang kredibel yang mendukung gagasan tersebut adalah sebagai berikut:

Laporan World Happiness Report tahun 2022, yang diterbitkan oleh United Nations Sustainable Development Solutions Network (SDSN), menemukan bahwa ada korelasi negatif antara indeks kebahagiaan dan tingkat stres. Negara-negara dengan indeks kebahagiaan yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah.

Jurnal The Lancet tahun 2017 menemukan bahwa stres dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, stroke, dan kanker. Penelitian ini menemukan bahwa stres dapat meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 23%, stroke sebesar 33%, dan kanker sebesar 40%.

Jurnal Nature tahun 2010 menemukan bahwa stres dapat menyebabkan perubahan biologis yang dapat merusak kesehatan. Penelitian ini menemukan bahwa stres dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, detak jantung, dan kadar hormon stres.

Berdasarkan penelitian-penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan negatif antara indeks kebahagiaan dan tingkat stres. Stres dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, yang dapat berkontribusi pada penurunan indeks kebahagiaan.

Tentu saja, hubungan antara indeks kebahagiaan dan angka harapan hidup tidak selalu linier. Ada beberapa negara yang memiliki indeks kebahagiaan yang tinggi tetapi angka harapan hidup yang rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor lain, seperti tingkat kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Secara keseluruhan, ada bukti yang cukup kuat untuk mendukung bahwa tingkat kebahagiaan berpengaruh terhadap harapan hidup seseorang.

Referensi:
– https://www.nature.com/articles/nature09091
– https://www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736(13)60900-9/fulltext
– https://www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736(17)30953-4/fulltext
– https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0104339
– https://www.nature.com/articles/nrn2831

 

Anda ingin belajar 10 Bebas Stress? Klik di sini GRATIS

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *