Jumala Multazam, Founder Creative Trauma Cleansing (CTC) Therapy

Jumala Multazam belajar Neuro Linguistic Programming (NLP) bertahun-tahun, ilmunya rumit, materinya sangat banyak, dan menggunakan istilah-istilah yang sangat sulit dihafal dan membingungkan. Tahun 2008 Jumala Multazam ikut sertifikasi Praktisi NLP versi NFNLP Florida USA selama 6 hari, di Jakarta kepada Pak Abdul Aziez. Satu hasil penting yang didapat dari training itu adalah, Jumala sadar betul bahwa NLP ini ilmu dahsyat luar biasa. Namun demikian, pulang sertifikasi bukannya bisa melakukan terapi tetapi malah pusing, karena begitu banyak materi harus ditelan dalam waktu yang sangat singkat, dan menggunakan istilah-istilah yang sulit seperti bahasa planet.

Kesulitan di practitioner tidak membuat Jumala menyerah, setahun berikutnya dia ikut kelas Master Practitioner. Pada tahap ini Jumala mulai paham, terutama yang berkaitan dengan pengaruh mindset terhadap perlilaku, tajamnya komunikasi menggunakan Pola Hipnotik, yaitu cara mengubah pola pikir dengan kata-kata. Meski sudah di level Master Jumala masih meyakini banyak sekali yang belum dia tahu.

Berguru Kepada Anthony Robbins

Semangatnya untuk menguasai NLP semakin besar, maka tahun 2010 Jumala berangkat ke Singapore 4 hari untuk ketemu Anthony Robbins, The world no 1 Success Coach, dari USA. Dia mendapatkan materi Unleash The Power Within, isinya adalah bagaimana melepaskan Kekuatan Besar yang ada di dalam diri. Pelajaran NLP versi Anthony Robbins terasa lebih mudah dipahami dari pada NLP aslinya. Di samping merasa pemahaman NLP-nya semakin baik, Jumala juga merasa diperkaya dengan ilmu success coaching dari Anthony Robbins.

Setelah ketemu Anthony Robbins yang bisa membawakan materi dengan lebih sederhana, Jumala semakin yakin bahwa istilah-istilah NLP yang seperti bahasa langit itulah yang menjadi sebab NLP sulit dipelajari. Tahun 2012 Jumala ambil sertifikasi International NLP Trainer, versi NFNLP Florida, dan tahun 2013 lanjut sertifikasi NLP Coach versi NFNLP juga.

Dan untuk melengkapi kekuatan Skill Coaching, Jumala juga belajar Clean Language dari Kang Asep, dan mendalami Metaphor Mastery dari Judy Reez, Inggris.

Master Trainer di Neo NLP Indonesia 

Tidak hanya di komunitas NLP Internasional, di Indonesia pun Jumala ikut bergabung di komunitas Neo NLP Indonesia, dan  mendapatkan anugerah Master Trainer dari Yan Nurindra. Alm, serta NLP Coach versi NCA.

Jumala tidak hanya belajar, tetapi juga mengajar. Tahun 2011 dia sudah mulai membuka kelas publik, pada saat itu dia memulai dengan kelas Motivational Speaking. Kemudian berlanjut kelas NNLP, NFNLP, NLP Coach versi NCA.

Kendaraan Hebat

Meski pengalaman sudah malang melintang, Jumala tetap merasakan bahwa istilah-istilah yang dipakai NLP itu terlalu melangit, dan ini menjadi penghalang besar bagi pembelajar pemula. Karena itu setiap membawakan kelas, Jumala selalu menyampaikan kepada audiens, “Yang terpenting bagi anda adalah, bisa mengunakan teknik-teknik NLP untuk pemberdayaan diri sendiri dan orang lain, bukan semata-mata menghafal istilah-istilah langit-nya. NLP memang sulit, tetapi ketika anda menguasainya dia bisa menjadi kendaraan sukses yang hebat”

Perasaan gundah belum berhenti, Jumala kemudian menulis buku yang berjudul MOTIVATIONAL SPEAKING, buku ini berisi materi NLP yang diramu dengan materi Unleash The Power Within dari Anthony Robbins, dan asyiknya di buku ini banyak istilah -istilah NLP yang sulit dimengerti diubah menjadi bahasa sederhana yang biasa dipakai sehari-hari, misalnya building rapport diganti menjadi membuka hati.  state diganti menjadi emosi. Sekalipun maknanya tidak tepat sama, tetapi dampaknya sangat besar membantu pembaca untuk memahami NLP dengan jauh lebih mudah dan cepat.

Jumala Multazam juga membuat kelas NLP Online via Zoom dan Group Chat, THE SIMPLE NLP. “Jangan protes kalau di sini saya menggunakan istilah-istilah sehari-hari seperti membuka hati, emosi, pengalaman, imajinasi, dan istilah-istilah Nusantara lainnya. Karena itu kemudian Penyederhanaan NLP ini diberikan nama baru NLP Nusantara. 

Edit Submodality Mastery (ESM) & Edit Metaphor Intervention (EMI)

Jumala sering mengatakan, “Sayang kalau pendalaman saya di Edit Submodality, yang karenanya lalu saya menemukan teknik baru CTC, lalu saya nikmati sendiri. Maka saya ingin bagikan kepada teman2 yang sudah pernah sertifikasi NLP versi apapun untuk ikut Mahir Edit Submodality  atau EDIT SUBMODALITY MASTERY (ESM) dengan biaya sangat terjangkau, agar banyak yang bisa ikut.”  Dengan jaminan 100% uang kembali.

Namanya kelas Mahir, jadi kelas ESM ini memang syaratnya harus sudah punya sertifikat Practitioner NLP dari genre manapun, termasuk lulusan dari kelas NLP Nusantara. 

Akhirnya Teknik CTC Therapy Lahir

Bermula dari sebuah tantangan, bagaimana menemukan cara yang sangat efektif dan mudah, yang bisa dipelajari banyak orang untuk menghilangkan perasaan takut berbicara di depan publik.

Waktu itu Jumala Multazam tengah giat-giatnya membuat kelas MOTIVATIONAL SPEAKING (2011). Dalam kelas itu Jumala menemukan kesulitan, bagaimana cara yang efektif dan mudah untuk menghilangkan grogi berbicara di depan publik. Masalah itulah yang membuat Jumala terus menggali cara-cara NLP yang lebih praktis untuk membuang grogi dalam berbicara.

Dan alhamdulillah akhirnya tahun 2014 Jumala menemukan cara baru untuk menghapus emosi buruk yang mengganggu saat berbicara di depan publik. Dan cara baru itu diberi nama Creative Trauma Cleansing (CTC) Therapy.

CTC ini sebenarnya hasil dari kristalisasi pendalaman edit submodality – NLP, dengan dasar presuposisi NLP Mind And body are in one system, bahwa pikiran dan tubuh ini berada dalam satu system yang saling terkait.

Sering banyak pertanyaan dari para peserta training, “Bagaimana ceritanya Pak Jumala mendapatkan ide lokasi yang ditepuk-tepuk adalah di dagu atau leher bagian depan?”

Pertanyaan itu sering muncul, dan berikut ini adalah jawabannya. Pertama, didasari oleh konsep bahwa “Mind and body are in one system”, presupposisi NLP. Makna dari konsep ini adalah, bahwa ketika seseorang sedang marah, maka perasaan marah itu mengirimkan sinyal ke bagian tertentu di tubuh, sedemikian sehingga tubuh itu membuat perubahan secara fisiologis atau fisik, bisa berupa gerakan kecil (micro muscle) seperti mimik wajah,  maupun gerakan makro seperti tindakan dan gerakan tubuh lainnya.

Kedua, Jumala juga terinspirasi dari istilah orang Jawa yang sering disebut “nggondok” untuk mengilustrasikan keadaan seseorang yang sedang marah, yaitu di leher dan dagunya membengkak dan kaku seperti orang yang terkena penyakit gondok. Mungkin yang di Malaysia dikenal istilah “begok” atau “beguk”.

Jumala terus mengamati fenomena ini “nggondok” ini, dan dikaitkan dengan presupposisi “mind and body are one system”, akhirnya digali, dan didalami yang lebih serius. teknik pertama yang ditemukan adalah, Neck Squeezing (memutar leher) . Neck squezing bisa membuat otot-otot leher dan dagu yang kaku saat marah bisa lentur, kendor, dan normal kembali. 

Dan bersamaan otot normal kembali emosi buruk yang mengganggu juga lenyap. Luar biasa.  Percobaan pertama kepada publik dilakukan pada tanggal 16 Maret 2014 dalam seminar Cleansing Negative Emotions For Success & Happiness di Hotel Quirin Semarang, kemudian diperkenalkan lagi pada tanggal 6 April dalam training CTC Practitioner di Hotel Amaris Semarang.

Dan akhirnya setiap kelas NLP yang digelar Jumala Multazam diberikan bonus teknik Creative Trauma Cleansing (CTC) therapy ini. Kemudian publikasi secara Nasional dimulai 17-18 September 2016 di Surabaya. 

Dalam perkembangan selanjutnya, CTC tidak hanya untuk teknik terapi orang yang “bermasalah” saja, tetapi juga menjadi tools yang sangat ampuh untuk melengkapi alat Coaching dalam menangani resistensi klien atau mental blok, sehingga outcome yang tidak diyakini mejadi bisa diyakini, dan strategi yang tadinya dianggap impossible atau mengandung high risk, setelah diterapi ternyata klien melihat resiko tidak sesulit sebelumnya. Konsep ini melahirkan teknik CTC BREAKTROUGH COAHING dengan prosedur VCOCD. 

Sekarang, CTC Therapy sudah dipakai di 4 negara, Indonesia, Singapore, Malaysia, dan Brunei. Alumninya sudah lebih dari 900 orang, mereka terdiri dari para psikolog, akademisi, profesional, Guru BK, Konselor, Terapis, dan masayarakat umum yang peduli kesehatan mental.

Setiap alumni CTC tergabung di dalam sebuah wadah Indonesia CTC Practitioner Ascociations yang berpusat di Semarang, dan cabangnya sudah ada di Jakarta, Jateng, DIY, Jatim dan Indonesia timur, Singapore dan Malaysia.

CTC adalah, teknik Edit Submodality versi simple. Di dalam CTC tidak ada VAKOG elicitation secara lengkap. Yang ada adalah Emotion Elicitation. Cukup dengan mengeluarkan emosinya lalu dilakukan clapping, selesai. Sesederhana itu.

Di dalam berbagai kesempatan Jumala sering mengatakan, “CTC adalah teknik pembersihan emosi yang paling simpel dari semua teknik NLP yang pernah saya pelajari.” Simpel dan mudah, tidak harus menjadi psikolog atau dokter untuk belajar CTC, namun demikian peserta CTC Training juga banyak diikuti psikolog dan dosen psikologi.

Indonesia CTC Practitioners Ascociation (ICPA)

Seluruh alumni CTC, baik Practitioner, Master, maupun Trainer otomatis terdaftar menjadi anggota ICPA, kecuali yang bersangkutan berkeberatan dan mengajukan untuk mengundurkan diri dari keanggotaan. ICPA berpusat di Semarang dengan 5 chapter yang sudah terbentuk, yakni DKI Jakarta, Jateng, DIY, Jatim, Singapore, dan Malaysia. 

Adapun struktur kepengurusan ICPA adalah sbb:

Ketua Dewan Pembina: Jumala Multazam (Founder CTC Therapy and Coaching)

Ketua Umum : Zhakiah Joban

Sekretaris Umum: Soffy Wibowo

Ketua Dewan pertimbangan Organisasi (DPO): Siti Noor Fatmah

Chapter dalam negeri:

Ketua Chapter DKI: Ahmad Pranggono

Ketua Chapter Jateng: Khoirunnisa

Ketua Chapter DIY: Siti Noor Fatmah

Chapter Luar Negeri:

Ketua Chapter Singapore:   Mohsain Badron

Ketua Chapter Malaysia: Khaeril Anwar Darus

Bagi yang ingin mendaptkan info jadwal training CTC silahkan klik di sini , atau hubungi kami untuk info lebih lanjut klik di sini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *